Ciputat (Kemenag) --- Kementerian Agama segera menerapkan manajemen talenta dalam pengembangan karir pegawai. Hal ini disambut Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan melakukan pemutakhiran data pada aplikasi Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG) dan MyASN.
Pusat Pengembangan Kompetensi Manajemen, Kepemimpinan, dan Moderasi Beragama (Pusbangkom MKMB) misalnya, bekerja sama dengan Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama melakukan pendampingan teknis bagi ASN.
Kepala Pusbangkom MKMB, Musyarrafah Amin, mengungkapkan pengelolaan data kepegawaian merupakan tanggung jawab bersama yang harus dilakukan secara cermat dan berkelanjutan. Data yang akurat menjadi fondasi penting dalam mendukung layanan kepegawaian yang tertib, efektif, dan berbasis informasi yang valid, termasuk dalam pengembangan karir.
Menurut Musyarrafah, pendampingan teknis tersebut menjadi momentum bagi ASN untuk memahami mekanisme pengelolaan data pada aplikasi SIMPEG dan MyASN. Melalui kegiatan ini, setiap ASN dapat memastikan data pribadinya sesuai dengan kondisi terkini sehingga meminimalkan potensi kendala administratif di kemudian hari.
"Data yang akurat sangat menentukan berbagai layanan kepegawaian. Karena itu, setiap ASN harus terlibat langsung memastikan data pribadinya valid dan selalu diperbarui," ujar Musyarrafah di Ciputat, Selasa (21/7/2026).

Lebih lanjut, Musyarrafah menyampaikan bahwa pendampingan ini memberikan pembaruan informasi terkait pengelolaan data kepegawaian sekaligus membantu ASN melakukan peremajaan data pada aplikasi SIMPEG dan MyASN. Kehadiran narasumber dari Biro SDM Sekretariat Jenderal Kementerian Agama juga menjadi ruang konsultasi untuk menyelesaikan kendala teknis yang dihadapi peserta.
"Data yang valid dan terintegrasi menjadi modal penting dalam menghadirkan layanan kepegawaian yang lebih efektif, efisien, transparan, serta mendukung pengambilan kebijakan berbasis data di lingkungan Pusbangkom MKMB," pungkasnya.
Melalui kolaborasi antara Pusbangkom MKMB, Biro SDM Sekretariat Jenderal Kementerian Agama, dan Kepegawaian BMBPSDM, penguatan tata kelola data kepegawaian diharapkan semakin optimal sehingga mendukung pengelolaan ASN yang lebih akurat, mutakhir, dan terintegrasi. (Rahmi Siregar)