Boltara (Kemenag) — Di tengah kemarau berkepanjangan yang melanda wilayah Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Pemerintah Daerah terus melakukan berbagai ikhtiar, termasuk ikhtiar spiritual dengan menggelar Salat Istisqa secara bergiliran di setiap kecamatan.
Pagi ini, Rabu (19/8/26), doa taubat dan pengharapan akan turunnya rahmat hujan dipanjatkan dari Kecamatan Bintauna. Ratusan masyarakat bersama unsur pemerintah dan tokoh agama mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa dengan penuh kekhusyukan.
Kementerian Agama turut mengambil bagian dalam agenda tersebut. Kepala KUA Kecamatan Bintauna, Bachtiar Mokoginta, dipercaya menjadi khatib Salat Istisqa, menyampaikan khutbah yang mengajak umat untuk memperbanyak istighfar, bertaubat, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, serta memperkuat kepedulian dan kebersamaan di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Islam, Ahmad Modeong, hadir mewakili Kepala Kantor Kemenag Boltara dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Pelaksanaan Salat Istisqa ini merupakan bagian dari rangkaian ikhtiar Pemerintah Daerah Boltara bersama Kemenag dan masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan. Kegiatan serupa dijadwalkan dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah kecamatan sebagai bentuk doa dan pengharapan kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan.
Keterlibatan Kemenag dalam agenda ini menjadi bagian dari sinergi antara pemerintah dan unsur keagamaan dalam memberikan penguatan spiritual kepada masyarakat. Ikhtiar lahir melalui berbagai langkah penanganan kemarau diiringi ikhtiar batin melalui doa dan permohonan ampun kepada Allah SWT.
Melalui Salat Istisqa, masyarakat Bintauna bersama pemerintah menengadahkan tangan, memohon agar Allah SWT mengampuni segala kekhilafan, menerima taubat, serta mencurahkan hujan yang cukup bagi kehidupan, pertanian, dan keberlangsungan aktivitas masyarakat di Bolaang Mongondow Utara.

Dari Bintauna, doa ditengadahkan. Semoga langit segera menurunkan rahmat, tanah kembali basah, dan kemarau berganti dengan kesejukan serta keberkahan.
Humas