Boltara (Kemenag) – Kementerian Agama terus mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan pemutakhiran data kepegawaian melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (SIMPEG) dan MyASN. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi kebijakan baru Kementerian Agama terkait penerapan manajemen talenta.
Pemutakhiran data tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan kepegawaian yang tertib, efektif, dan berbasis pada informasi yang akurat.
Seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), diimbau untuk memastikan seluruh data pribadi, riwayat pendidikan, jabatan, kepangkatan, kompetensi, hingga riwayat pelatihan telah diperbarui sesuai kondisi terkini, baik pada aplikasi SIMPEG dan MyASN.
Kepala Kantor, Idrus Sante menegaskan bahwa data kepegawaian yang valid akan menjadi dasar dalam berbagai kebijakan pengelolaan sumber daya manusia, khususnya pada penerapan manajemen talenta yang kini mulai diterapkan di lingkungan Kementerian Agama. Manajemen talenta membutuhkan data yang lengkap, valid, dan mutakhir. Karena itu, setiap ASN harus memiliki kepedulian untuk memastikan data kepegawaiannya selalu diperbarui.
”Data tersebut akan menjadi dasar dalam pemetaan kompetensi, pengembangan karier, serta berbagai layanan kepegawaian lainnya," ujarnya pada kegiatan meet and brief ASN, Selasa (21/7/26).
Ia menjelaskan, penerapan manajemen talenta bertujuan menghadirkan sistem pengelolaan ASN yang lebih profesional, objektif, dan berbasis kompetensi. Dengan dukungan data yang akurat, organisasi dapat mengidentifikasi potensi pegawai secara lebih tepat sehingga pengembangan karier, promosi, mutasi, maupun pengisian jabatan dapat dilakukan berdasarkan kapasitas dan kinerja.
Selain mendukung kebijakan manajemen talenta, pemutakhiran data melalui SIMPEG dan MyASN juga akan mempermudah proses administrasi kepegawaian, mulai dari pelayanan kenaikan pangkat, mutasi, pengembangan kompetensi, hingga penyusunan berbagai kebutuhan data kepegawaian secara terintegrasi.
Humas